Inilah Jalan Sufi Headline Animator

Whatsap Saya

Pencerahan Bid'ah

Sunday, February 28, 2016

Menyanggah fahaman mohd ibnu abd wahab

Belakangan ini sekte wahabi sering menyembunyikan jati diri mereka dengan berdalih mereka bermanhaj (mengikuti) Imam Hanbali dari tuduhan sesat menyesatkan. Dalam kitab “al-hanabilah wa ikhtilafihim ma’a al-salafiyah al-mu’ashirah” tertulis bantahan ulama hanbali terhadap pengakuan sekte wahabi yang mengaku mengikuti manhaj Imam Hanbali.

Di bawah ini kami kemukakan beberapa nama ulama-ulama hanbali yang membantah terhadap sekte salafi atau wahabi:

    Syekh Qadhi Sulaiman bin Abdu Al-Wahab. Beliau adalah saudara kandung Muhammad Abdul Wahab sendiri. Ia memiliki satu risalah yang bernama “ Faslun Al-Khitabu Fi Raddi ‘Ala Muhammad Bin ‘Abdu Al-Wahab” ( pembahasan tentang penolakkan terhadap pemahaman Muhammad Abdul Wahab).
    Syekh Muhammad bin Ahmad bin ‘Ali bin Sahim.
    Syekh Sulaiman Bin Muhammad Bin Sahim Bin Ahmad Bin Sahim Al-Hanbali Al-Najdy.
    Syekh Faqih Muhammad Bin ‘Abdurrahman Al-Hanbali. Di dalam karyanya yang berjudul “ Tahakkum Muqalladin Bi Man Idda’a Tajdida Al-Din” (kehancuran terhadap yang mengikuti orang yang mengaku pembaharuan agama), beliau membantah terhadap setiap pendapat yang di bid’ahkan oleh Ibnu Abdul Wahab.
    Al-Imam Abdullah Bin ‘Isa Al-Muwaisi Al-Hanbali. Beliau merupakan orang yang sangat menginkari dan membantah pemahaman muhammad abdul wahab.
    Syekh Abdullah Bin Ahmad Bin Sahim Al-Hanbali (1175 h).
    Syekh Faqih Nashir Bin Sulaiman Bin Muhammad Bin Sahim Al-Tamimy Al-Hanbali (1177-1226 h).
    Qadhi Syekh Marabbin Bin Ahmad Bin ‘Umar Al-Tamimy Al-Hanbali (1171 h). Beliau belajar dari ulama najd dan syam. Ibnu bisam menceritakan tentangnya,” dia ( murabbin) merupakan qadhi di Huraimilak, namun sangat bermusahan dengan Muhammad Abdul Wahab.
    Dll

Inilah sedikit di antara nama-nama ulama yang bermazhab hanbali yang sangat membantah pemahaman Muhammad abdul wahab. Dan masih banyak ulama-ulama dari mazhab hanbali yang membantah Muhammad Abdul Wahab.

Referensi : Kitab Al-hanabilah Wa Ikhtilafihim Ma’a Al-salafiyah Al-mu’ashirah Karangan Mustafa Hamdu 'Aliyyan al-Hanbaly. Cetakan Dar al-Nur al-Mubin. Hal. 125.